Bubur Jagung Bayam

Akhir-akhir ini Rayyaan sedang mau makan bubur. Sebenarnya sih sudah bisa makan nasi yang dimasak empuk, tapi rupanya sedang tidak betah mengunyah nasi dan sayur (fiuuh), kalau lauknya sih mau apalagi telur rebus hi hi. Okelah sesekali makan bubur ya. Bubur yang satu ini sih simpel saja, hanya jagung manis yang diserut, dicuci bersih dan dikukus matang, dicampur bayam yang juga sudah dikukus sebentar, kemudian diblender dengan susu UHT plain, diberi sedikit garam dan didihkan sebentar. Untuk lauknya saya beri potongan telur dadar. Bubur ini khusus untuk 1 tahun ke atas ya, karena menggunakan UHT dan garam, tapi untuk MPASI bisa diganti dengan air biasa dan garamnya diskip. Well, there goes my super short post he he.

Iklan

Agar-Agar Bubur Kacang Hijau Beras Hitam

Beberapa hari absen posting dan memulai blogging kembali dengan resep yang terinspirasi dari agar-agar jagung manis. Saat terakhir berkunjung ke rumah tante saya di Lampung, saya disuguhi cemilan agar-agar yang terbuat dari jagung manis yang diblender kemudian dicampur agar-agar putih dan gula. Ibu saya juga pernah membuat makanan serupa. Akhirnya resepnya saya contek dengan mengubah campurannya. Namun karena ini untuk Rayyaan, saya tidak menggunakan banyak agar-agar. Baca lebih lanjut

Pancake Keju

Beberapa hari ini nafsu makan Rayyaan sedang naik turun, kemungkinan besar karena teething. Walau tidak sampai GTM, saya sempat khawatir juga, karena kadang lebih suka mengigit-gigit mangkuknya daripada melahap makanannya. Hari Minggu lalu Rayyaan pernah mencicipi martabak manis yang saya beli. Kelihatannya dia cukup suka. Sebelumnya juga pernah saya buatkan chocolate crepes hasil nyontek dari bukunya Pak Wied Harry yang berisi resep-resep untuk batita. Akhirnya saya mencoba membuat martabak manis sendiri tapi sebenarnya lebih menyerupai pancake. Resepnya kombinasi antara resep hasil browsing, resep dari AyahBunda dan resep chocolate crepes di buku Pak Wied Harry. Baca lebih lanjut

Rayyaan dan Telur Rebus

Sebagai ibu kadang mau tidak mau harus menerima kalau ada saat-saat di mana nafsu makan anak naik turun dan harus tetap semangat berusaha agar anak mau makan he he. Kalau yang namanya full GTM si alhamdulillah belum pernah mengalami, namun semenjak Rayyaan berusia 1 tahun memang kadang makannya jadi moody. Untungnya nih, kalau sedang moody (misalnya sekarang, makannya ogah-ogahan karena teething) ada 1 makanan yang tetap mau disantap, yaitu telur rebus. Ntah kenapa Rayyaan suka sekali dengan telur rebus, ntah telur ayam kampung, telur ayam ras, atau telur puyuh. Mungkin karena telur rebus (yang hard boiled egg) itu padat, bisa digigit, dikunyah, tapi empuk. Kalau sudah disuguhi telur rebus, dengan anteng duduk dan melahap potongan telurnya. Kalau ditambah sayur atau nasi/sumber karbohidrat lain, atau bahan protein lain biasanya dipegang-pegang dulu, ada yang dilempar ke lantai atau food traynya, dipelototi, baru dilahap, kadang juga harus disuapi he he. Baca lebih lanjut