Kue Lampu-Lampu

Kalau siang seperti biasa di lingkungan tempat saya tinggal di Manado ada beberapa anak yang berkeliling berjualan kue. Sering juga anak-anak itu menawarkan dagangannya. Yang lebih sering ditawari sih ayah saya, biasanya beliau membeli pisang goreng kalau masih panas atau hangat. Terkadang selesai berjualan mereka menghitung uang hasil dagangannya di teras rumah saya. Siang ini salah seorang penjual kue itu ngaso di teras rumah sambil mengobrol dengan beberapa temannya. Saat ayah saya keluar, beliau iseng bertanya ada kue apa. Kebetulan kue-kue yang dibawa masih hangat. Ayah saya lalu membeli yang namanya kue lampu-lampu. Setelah mencoba sebuah, ayah saya berkata kuenya enak dan meminta saya mencobanya. Baca lebih lanjut

Iklan