Sambal Terasi, Sambal Favoritku

Untuk beberapa orang, makan rasanya tidak lengkap tanpa sambal. Selera makan jadi meningkat berkat si pedas ini. Saya juga termasuk orang yang selera makannya bisa meningkat berkat si sambal he he. Ya tergantung jenis sambalnya juga sih, biasanya yang saya suka itu sambal terasi atau sambal goreng. sambal dabu-dabu juga enak. tapi yang paling sedap memang sambal terasi (lidahnya sudah terasi oriented sekali ha ha), walau lauknya sederhana tapi kalau ada sambal ini rasanya mau nambah lagi dan lagi.

Sekarang saya sudah jarang membuat sambal terasi, kasihan perutnya he he. Apa cabai di Bandar Lampung dan di Manado serupa tapi tak sama ya? Bentuknya ya seperti cabai merah pada umumnya (disini sebutnya cabai keriting, jarang dipakai karena yang lebih banyak digunakan adalah cabai semacam cabai rawit), rasa pedasnya sama, tapi efek di perutnya berbeda he he. Untuk membuat sambalnya biasanya saya gunakan 10 cabai merah, 2 buah tomat, 2 bungkus terasi, dan 1 sdm gula pasir/gula aren. Semua bahan itu diulek (I should confess it, saya tidak betah ngulek sampai halus) kemudian ditumis. Kok tidak pakai garam? Ya karena terasi bungkusan yang saya pakai somehow sudah asin.

Dulu sebelum marak terasi pabrikan yang kemasannya bagus dan iklannya muncul di TV, saya atau ibu biasanya memakai terasi cap Mawar. Dulu juga pernah dioleh-olehi terasi dari daerah Jawa, rasanya memang lebih sedap. Saya justru kurang suka terasi Menggala (salah 1 daerah di Lampung) hi hi maaf ya, ini si merely masalah lidah. Kalau di Manado sini saya tidak tahu apa ada yang membuat terasi. Kalau saya kehabisan stok terasi dan membeli di warung sih ketemunya cap Mawar juga. Satu yang pasti, jangan coba-coba membuat sambal terasi dengan cabai rawitnya Manado, lidah masih bisa tahan, tapi perutnya belum tentu hi hi. Itu sedikit cerita soal sambal kesukaan saya, kalau sambal kesukaanmu apa?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s